Laman

Kamis, 09 Januari 2014

The Sun's Shine

On the cloudy day,
Trapped on the gloomy sky,
No light guiding way,
Walking slowly. . .
      Suddenly, there is a light,
      Shining so bright,
      Like a sun shine,
      The light fill up straight,
Slowly the sky became so clear,
So calm... so comfortable......
The bright day comes true,
Just a moment....
      Even for a moment,
      It like a true sunny day,
      The clearest sky ever...
      Which left so much impressions,
      In every ways,
The right moment,
The right hand,
The right one,
     Only Allah will guide the way,
     To the sunny day,
     If only it's the right time to shine....

Kamis, 27 Juni 2013

Suara Jiwa


Malam begitu indah,
Langit cerah menaungi bumi,
Mengusir gundah,
Yang bersemi dalam hati...
     Rindu...
     Akan kehadiranmu,
     Akan sapamu,
     Akan suaramu,
Kasih....
Tlah kutoreh luka dalam bicara,
Melukai hatiku tak berdaya,
Bersama hembusan angin malam,
Kusampaikan maaf yang mendalam,...
     Cinta...
     Ku tunggu kau disana,
     Dalam satu janji,
     Semoga kan bersama,
     Dalam restu Ilahi Robbi....
Rindu ini kusimpan dalam hati,
Hingga waktu kan menyampaikannya padamu,
Duhai kekasih hati,
Semoga selalu terlindung cinta dalam Qolbu....
     

Sabtu, 01 Juni 2013

Kehadiranmu....


Dalam bayang gelap senja,
Kudapati cahaya menghampiri,
Memberikan sinar lembut dalam sunyi,
Melukiskan senyuman mimpi,
Akankah sebatas bayang semu yg satu waktu kan berlalu??
Ataukah bertahta dalam satu rindu....

Kamis, 18 April 2013

SYNONYM

SYNONYM ( Persamaan Arti)


1. House - Home                         13.  Difficult - Hard                
    Rumah                                                       Sulit   
                                  
2. Disease - Sickness                  14. Leave - Abandon
    Penyakit                                                    Meninggalkan

3. Sick - Ill                                   15. Help - Aid
    Sakit                                                          Bantuan

4. Big Large                                16. Allow - Permit
    Besar                                                          Mengijinkan

5. Huge - Colossal - Immense    17. Friend - Mate
    Sangat besar                                                Teman

6. Calm - Quite                           18. Expensive - Dear
    Tenang                                                         Mahal

7. Choose - Select                      19. Deceive - Cheat
    Memilih                                                        Menipu

8. Near - Close                          20. General - Common
    Dekat                                                           Umum

9. Polite - Courteous                  21. Habit - Custom
    Sopan                                                           Kebiasaan

10. Honest - Fair                        22. Just - Fair
      Jujur                                                            Adil

11. Dangerous - Risky               23. Need - Necessity
      Berbahaya                                                    Kebutuhan, keperluan

12. Show - Demonstrate            24. Forbid - Prohobit
      Menunjukkan                                                Melarang

25. Seldom - Rarely                  31. Odd - Quaint
      Jarang                                                           Aneh/Ganjil

26. Stranger - Foreigner           32. Pretty - Beautiful
      Orang Asing                                                 Cantik

27. Brave - Valiant                    33. Old - Ancient
      Berani                                                          Kuno

28. Rich - Wealthy                    34. Mute - Dumb
      Kaya                                                           Bisu

29. Believe - Trust                    35. Mistake - Error
      Percaya                                                       Kekeliruan

30. Shop - Store                        36. Right - True
      Toko                                                           Benar / Betul

Sabtu, 30 Maret 2013

Siti Nurbaya


Siti Nurbaya
Karya: Marah Rusli

Sinopsis:
Dengan maksud yang licik Datuk Maringgih meminjamkan uangnya pada Baginda Sulaiman. Berkat pinjangan uang dari Datuk Maringgih tersebut, usaha dagang Baginda maju pesat. Namun sayang, rupanya Datuk Maringgih menjadi iri hati melihat kemajuan dagang yang dicapai oleh Baginda Sulaiman ini, maka dengan seluruh orang suruhanya, yaitu pendekar lima, pendekar empat serta pendekar tiga, serta yanglainnya Datuk Maringgih memerintahkan untuk membakar toko Baginda Sulaiman. Dan toko Bagindapun habis terbakar. Akibatnya Baginda Sulaiman jauh bangrut dan sekligus dengan hutang yang menunpuk pada Datuk Maringgih.
Di tengah-tengah musibah tersebut, Datuk Maringgih menagih hutangnya kepadanya. Jlas, tentu saja Baginda Sulaiman tidak mempu membayarnya. Hal ini memang sengaja oelh datuk Maringgih, sebab dia sudah tahu pasti bahwa Baginda Sulaiman tidak mampu membayarnya. Dengan alasan hutang tersebut, Datuk Maringgih langsung menawarkan bagaimana kalau Siti Nurbaya, Putri Baginda Sulaiman dijadikan istri Datuk Maringgih. Kalau tawaran Datuk Maringgih ini diterima, maka hutangnya lunas. Dengan terpaksa dan berat hati, akhirnya Siti Nurbaya diserahkan untuk menadi istri Datuk Maringgih.
Waktu itu Samsulbahri, kekasih Siti Nurbaya sedang menuntut ilmu di Jakarta. Namun begitu, Samsul Bahri tahu bahwa kekasihnya diperistri oleh orang lain. Hal tersebut dia ketahui dari surat yang dikirim oleh Siti Nurbaya kepadanya. Dia sangat terpukul oleh kenyataan itu. Cintanya yang menggebu-gebu padanya kandas sudah. Dan begitupun dengan Siti Nurbaya sendiri, hatinya pun begitu hancur pula, kasihnya yang begitu dalam pada Samsulbahri kandas sudah akibat petaka yang menimpa keluarganya.. . .


Clik DISINI untuk mendownload Novel Ini.


Rabu, 27 Maret 2013

Dibawah Lindungan Ka'bah

Dibawah Lindungan Ka'bah
Karya : HAMKA ( Haji Abdul Malik Karim Amrullah)

Sinopsis:
Tanpa memberi tahu siapa pun, Hamid meninggalkan kampungnya menuju Siantar, Medan. Kepergiannya kali ini bukan lagi untuk menuntut ilmu di sekolah, seperti yang ia lakukan beberapa tahun yang lalu. Hamid, ibarat orang sudah “jatuh tertimpa tangga pula”. Setelah Haji Jafar, orang yang selama ini banyak menolongnya, berpulang ke rahmatullah, tak lama kemudian ibu kandung yang dicintainya menyusul pula ke alam baka. Hamid kini tinggal sebatang kara. Ayahnya telah meninggal ketika ia berusia empat tahun. Dalam kemalangannya itu, mamak Asiah dan anaknya, Zainab, tetap menganggapnya sebagai keluarga sendiri. Oleh karena itu, Mak Asiah begitu yakin terhadap Hamid untuk dapat membujuk Zainab agar mau dikawinkan dengan saudara dari pihak mendiang suaminya. Dengan berat hati, Hamid mengutarakan maksud itu walaupun yang sebenarnya, ia sangat mencintai Zainab. Namun, karena Zainab anak orang kaya di kampung itu, ia tak berani mengutarakan rasa cintanya itu.
Setibanya di Medan, Hamid sempat menulis surat kepada Zainab. Isi surat itu mengandung arti yang sangat dalam tentang perasaan hatinya. Namun, apa mau di kata, ibarat bumi dengan langit, rasanya tak mungkin keduanya bersatu. Meninggalkan kampung halamanya berikut orang yang dicintainya adalah salah satu jalan terbaik. Begitu menurut pikiran Hamid
Dari Medan, Hamid meneruskan perjalanan ke Singapura dan akhirnya ia sampailah di tanah suci, Mekah. Di Mekah ia tinggal dengan seorang Syekh, yang pekerjaanya menyewakan tempat bagi orang-orang yang akan menunaikan ibadah haji.
Telah setahun Hamid tinggal di kota suci itu. Pada musim haji, banyaklah orang datang dari berbagai penjuru. Tanpa di duganya, teman sekampungnya, menyewa pula tempat Syekh itu. Orang yang baru datang itu bernama Saleh, suami Rosna, yang hendak menuntut ilmu agama di Mesir setelah ibadah haji selesai.
Dari pertemuan yang tak disangka-sangka itu, ternyata banyak sekali berita dari kampung halaman-terutama berita tentang Zainab-yang sejak di tinggalkan Hamid dan tidak jadi di kawainkan dengan saudara ayahnya itu, kini sedang dalam keadaan sakit-sakitan. Hamid sangat senang hatinya mendengar kabar itu, tetapi ia harus menyelesaikan  ibadah hajinya yang tinggal beberapa hari. Ia bermaksud segera pulang ke kampung. Sementara itu Saleh, teman Hamid, segera mengirim surat kepada istrinya. Surat Saleh diterima istrinya yang segera pula meberitahukannya kepada Zainab. Alangkah senang hati Zainab mengetahui bahwa orang yang di cintainya ternyata masih ada. Namun, penyakit yang diterima Zainab makin hari makin parah. Dengan segala kekuatan tenaganya ia menulis surat untuk orang yang dikasihinya (hlm.71).
Surat yang dikirim Zainab diterima Hamid. Namun, rupanya isi surat itu sangat mempengaruhinya. Dua hari setelah itu, bersmaan keberangkatan para jemaah haji ke Arafah guna mengerjakan wukuf, kesehatan Hamid terganggu. Walaupun demikian, Hamid tetap menjalankan perintah suci itu.
Sekembalinya Hamid dari Arafah, suhu badanya semakin tinggi. Apalagi di Arafah, udaranya sangat panas. Hamid tak mau menyentuh makanan sehingga badanya menjadi lemah. Pada saat yang sama, surat dari Rosna di terima Saleh yang menerangkan bahwa Zainab telah wafat. Kendati Hamid dalam keadaan lemah, ia mengetahui bahwa ada surat dari kampunganya. Firasatya begitu kuat pada berita surat yang di sembunyikan Saleh. Hamid menanyakan isi surat itu. Dengan berat hati Saleh menerangkan musibah kematian Zainab. “O, jadi Zainab telah mendahului kita?” tanyanya pula (hl.77).
Ketika akan berangkat ke Mina, Hamid tak sadarkan diri. Temannya, Saleh, terpaksa mengupah orang Badui untuk membawa Hamid ke Mina. Dari situ mereka menuju Masjidil Haram-kemudian mengelilingi kabah sebanyak tujuh kali. Tepat diantara pintu kabah dan batu hitam, kedua orang Badui itu diminta berhenti. Hamid mengulurkan tangannya, memmegang kiswah samba memanjatkan doa yang panjang: “Ya Rabbi, Ya tuhanku, Yang maha Pengasih dan Penyayang!” Semakin lama suara Hamid semakin terdengar pelan. Sesaat kemudian, Hamid menutup matanya untuk selama-lamanya.

Clik DISINI untuk mendownload Novel.

Selasa, 26 Maret 2013

INFINITIVE


INFINITIVE ( Bentuk dasar kata kerja) adalah kata kerja dasar yg belum mengalami perubahan bentuk. Infinitife bisa digunakan dengan "to" maupun tanpa "to".
INFINITIVE TO adalah kata kerja yg di ikuti oleh to. Infinitive to biasanya berfungsi sebagai kata benda atau kerja yang di ikuti oleh objak.
    Contoh:
                She walks to the window to look at the children playing on the yard.

INFINITIVE Tanpa TO adalah kata kerja yg tidak diawali oleh to. Infinitive tanpa to dapat di gunakan setelah can / could; shall/should ; will/would ; may/might ; watch ; see ; hear; observe; feel; please ; listen dll.
   Contoh:
                We can play basketball here!

* Fungsi - Fungsi Infinitive:
1. Sebagai subjek kalimat
    Contoh: To say sorry is easy for you to do. ( Sungguh mudah bagimu untuk mengatakan/mangucapkan  maaf.)

2. Sebagai pelengkap subjek
    Contoh : My little brother is to take a nap now. ( Adik laki-lakiku harus tidur siang sekarang.)

3. Sebagai pelengkap kata kerja
    Contoh: Diane wants to know about the accident. ( Diane ingin mengetahui tentang kecelakaan itu.)

4. Sebagai pelengkap objek
    Contoh: He asked me to sit down. ( Dia (lk) memintaku untuk duduk.)

5. Sebagai objek terhadap kata depan
    Contoh: We are about to go swimming now. ( Kami baru saja akan  pergi berenang sekarang.)

6. Sebagai kata sifat
    Contoh: The sound of rain drop is so beautiful to hear. ( Bunyi tetes hujan sangat indah di dengar.)

7. Ditempatkan setelah kata tanya " when; where; how; what and which."
    Contoh: We have no idea what to do today. ( Kami tidak punya ide apa yg akan kami lakukan hari ini.)

Minggu, 24 Maret 2013

Azab Dan Sengsara

 Azab Dan Sengsara
By Merari Siregar

Sebuah keluarga mempunyai dua orang anak, seorang bernama Tohir (setelah dewasa bergelar Sutan Baringin), dan seorang lagi perempuan, adik Sutan Baringin yang menikah dengan Sutan di atas, seorang Kepala Kampung A dari Lubak Sipirok, dan mempunyai seorang anak tunggal laki-laki bernama Aminudin.
Ayah Sutan Baringin bersikap keras dalam mendidik sutan Baringin, tetapi sikap itu ditentang oleh isterinya yang bermaksud memanjakan Sutan Baringin. Cara mendidik Ibu Sutan Baringin yang salah itulah yang menyebabkan azab dan sengsara yang diderita oleh cucunya yang bernama Mariamin, yaitu anak Sutan Barimin yang sulung dengan isterinnya seorang wanita yang saleh bernama Nuria.
 
Clik DISINI untuk mendownload Novel ini.